Selain itu, ada juga bentuk non geometris. Misalnya seperti buketan semen, dan lung-lungan. Bahkan, seni hias dengan sifat simbolis pun ada. Contohnya seperti meru (bermakna bumi), naga (bermakna air), burung (bermakna angin), dan lain sebagainya. Yogyakarta memiliki motif seni hias yang sangat banyak dengan corak indah. Berikut beberapa contoh dari bidang non geometris yang bisa dijadikan referensi untuk pembelajaran, yaitu: Kekurangan dan Kelebihan Bidang Non Geometris Ilustrasi bidang non geometris adalah bidang yang memiliki bentuk tidak beraturan. Jenis ragam hias ini dikembangkan dari bentuk geometris, lalu dibentuk sesuai selera dan imajinasi pembuatnya. Ragam hias geometris berkembang dari bentuk titik, garis, atau bidang yang berulang. Mulai dari yang sangat sederhana hingga pola terumit. Gambar di atas merupakan salah satu contoh motif geometris bunga 1. Bunga di atas hanya 1 buah namun besar dan memiliki keindahan yang luar biasa karena kombinasi warna yang tepat. Warna yang diberikan sangat indah dengan perpaduan warna khas bunga yaitu merah muda, kuning, dan warna yang menggambarkan wanita lainnya. Berbeda dengan geometris, jenis bentuk non-geometris cenderung lebih bebas, tetapi masih tetap tersusun rapi. Biasanya non-geometris diambil dari bentuk tumbuhan serta motif binatang, seperti bunga, pohon, awan, kucing, kuda, ikan, dan lain sebagainya. Berbeda dengan motif geometris, jenis motif ragam hias ini terbentuk dari unsur-unsur seperti flora, fauna, awan, dan sebagainya. Jenis motif non-geometris memungkinkan seseorang untuk menggabungkan kreasi berbagai motif. Misalnya, dalam satu ragam hias terdapat gabungan antara motif flora dan fauna. 3KxfiY.

contoh motif hias non geometris